SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI BLOG Pon- Pes MIFTAHUL HUDA PESAWAHAN RAWALO BANYUMAS

Rabu, 22 Oktober 2014

RUTINITAS PONDIK PESANTERN MIFTAHUL HUDA PESAWAHAN



Semaan al Quran merupakan salah satu rutinitas di pondok pesantern miftahul huda yang di laksanakan sebulan sekali dan di ikuti oleh ikatan tahfidzul Quran sekabupaten banyumas, program ini berjalan mulai tahun 2013, dengan adanya rutinan seaman ini menjadi supot para santri yang sedang menghafalkan Al Qur’an, karena di PPMH Pesawahan ini ada sebuah komplek pondok yang dulunya khusus untuk para santri pengahfal Al qur’an, sampai sekarang pun masih ada tetapi sekarang sudah berbaur dengan santri yang tidak menghafal Al Qur’an. Dengan adanya program ini juga dapat menyambung tali silaturahmi antara pengasuh dan para penghafal al qurana disamping utu juga khususnya para santri dapat menimba ilmu bagai mana caranya metode menghafal yang baik dan efektif.   

 dalam sebuah hadis telah di sebutkan tentang keutamaan membaca al- Quran
.      Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : 

« اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه »
“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]

Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
  1. Dorongan dan motivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur`an. Jangan sampai terlupakan darinya karena aktivitas-aktivitas lainnya.
  2. Allah jadikan Al-Qur`an memberikan syafa’at kepada orang-orang yang senantiasa rajin membacanya dan mengamalkannya ketika di dunia. 

 Dari shahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata : saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا ».

“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surat Al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 805]
Pada hadits ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan bahwa surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan membela orang-orang yang rajin membacanya. Namun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mempersyaratkan dalam hadits ini dengan dua hal, yaitu :
-          Membaca Al-Qur`an, dan
-          Beramal dengannya.
Karena orang yang membaca Al-Qur`an ada dua type :
-          type orang yang membacanya namun tidak beramal dengannya, tidak mengimani berita-berita Al-Qur`an, tidak mengamalkan hukum-hukumnya. Sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membantah mereka.
-          Type lainnya adalah orang-orang yang membacanya dan mengimani berita-berita Al-Qur`an, membenarkannya, dan mengamalkan hukum-hukumnya, … sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membela mereka.

selain kegiatan semaan di pondok pesantren miftahul huda juga ada kegiatan sholawat yang di adakan setiam seminggu selaki yaitu di malam jumat ke 2 dan ke 4, sebagai salah satu ajang kreatifitas santri dan pembuktian mahabah kepada baginda rasul muhammad, dengan bersholawat dengan harapan mendapat safaatnya .amin sholawat yang sering di lantunkan bersama dengan grup sholawat KANJENG ROSUL , AHBABUN NABI AKHBABUL MUSTOFA DAN ANSOR  CABANG RAWALO,
 Manfaat Bershalawat adalah Sebagai Berikut:


  1.  Pembaca shalawat memperoleh limpahan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT.
  2. 2. Pembaca shalawat diangkat ( ditinggikan ) derajatnya dan dihapuskan dosa-dosa kejahatan dan kesalahannya.
  3. 3. Pembaca shalawat memperoleh pengakuan kesempurnaan iman, jika membacanya 100 ( seratus ) kali.
  4. 4. Membaca shalawat dapat menjauhkan kerugian, penyesalan, dan dimasukan ke dalam golongan orang-orang yang shaleh.
  5. 5. Membaca shalawt berarti mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.( Taqarrub ilallah).
  6. 6. Membaca shalawat akan memperoleh pahala seperti pahala memerdekakan budak ( hamba sahaya ).
  7.  Dengan banyak-banyak membaca shalawat dapat memperoleh Syafa’at di hari kiamat.
  8.  Banyak membaca shalawat akan memperoleh penyertaan dari Malaikat Rahman.
  9.  Banyak membaca shalat berarti menjalin komunikasi yang akrab dengan Nabi, sebab jika seseorang bershalawat dan mengucapkan salam kepada Nabi, maka shalawat dan salamnya itu akan disampaikan oleh Malaikat kepada Nabi.
  10. . Dengan banyak membaca Shalawat bisa membuka kesempatan untuk bertemu dengan Nabi, berdasar keterangan para Ulama.
  11. . Membaca Shalawt dapat menghilangkan kesusahan, kegundahan dan kebingungan, serta melapangkan rizqi.
  12. . Pembaca Shalawat akan dilapangkan dada ketika menghadapi berbagai masalah. Hal ini jika seseorang membaca shalawat 100 ( seratus ) kali secara mudawamah.
  13. . Dengan banyak membaca shalawat akan dapat menghapuskan dosa. Hal ini jika seseorang membiasakannya membaca tiga kali setiap hari pada setiap ba’da shalat wajib, karena dengan membaca shalawat akan mendapatkan 10 pahala kebaikan, dan inilah yang akan menghapuskan dosa-dosa kita.
  14. Membaca shalawat dapat menggantikan shadaqah bagi orang yang tidak sanggup bershadaqah.
  15. 15. Membaca shalawat sebanyak-banyaknya dapat melipatgandakan pahala yang diperoleh. Umat Islam biasanya  memperbanyak membaca shalawat di hari Jum’at. Di kampung-kampung mereka mengadakan pembacaan maulid Barzanji sebagai trik mudah agar bisa bershalawat sebanyak-banyaknya di malam Jum’at.
  16. Dengan banyak membaca Shalawt bisa mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah di hari qiamat.
  17. Shalawat menjadikan sebab do’a diterima oleh Allah.
  18. banyak-banyak membaca shalawat ketika di dunia dapat membebaskan diri dari kebingungan di hari kiamat. Sebaliknya apabila seseorang pelit membaca shalawat kepada Nabi, maka ia akan menghadapi kebingungan dan ketakutan dalam mahkamah di padang Mahsyar.
  19.  Membaca shalawat berarti memenuhi satu hak Nabi, atau menunaikan satu tugas ibadah yang diperintahkan atas ummatnya. Apabila seseorang tidak mau bershalawat, ia berarti enggan memenuhi hak Nabi yang telah diperintahkan oleh Allah Swt.
  20. Banyak membaca shalawat adalah indikator seseorang mencintai Nabi Muhammad.
  21.  Membaca shalawat bisa menjadi sebab dikabulkan segala kebutuhannya.